Tips dan Cara Mengatasi Permasalahan dengan Sahabat

Tips dan Cara Mengatasi Permasalahan dengan Sahabat

Tips dan Cara Mengatasi Permasalahan dengan Sahabat – Setiap manusia pasti membutuhkan seorang atau lebih teman dekat yang dinamakan sahabat, biasanya sahabat menjadi tempat untuk berbagi cerita dan keluh kesah yang sedang dialami. Namun, persahabatan tidak selamanya berjalan mulus karena sesuatu hal pasti dapat menyebabkan terjadinya cekcok, konflik dan perpecahan.

Memiliki seorang teman atau bahkan lebih adalah sebuah kebahagiaan yang harus disyukuri, banyak teman dan sahabat bisa menjadi tempat untuk berbagi kebahagiaan dan tidak jarang menjadi tempat berbagi kesedihan dan tempat curhat masalah ini dan itu. Walaupun banyak kebahagiaan yang terjadi dalam perjalanan kisah persahabatan, pasti adakalanya terjadi percekcokan.

Tidak selamanya jalinan hubungan persahabatan dapat bertahan selamanya, persahabatan akan terjalin ketika sistem antara masing-masing orang itu beriringan dan akan terjadi pergeseran sistem didalamnya, perpecahan terjadi jika salah satu diantaranya mengalami perubahan entah sikap, perilaku dan atau kebiasaannya. Ada beberapa Tips dan Cara Mengatasi Permasalahan dengan Sahabat, yaitu sebagai berikut :

1. Mengubah Sudut Pandang

Sahabat adalah orang yang sangat dipercaya dan pastinya tidak mau kalau dikecewakan, namun beberapa masalah dapat membuat kecewa dan bahkan sangat marah. Hal ini tentu sangat tidak baik jika dibiarkan berlarut-larut, maka yang dapat dilakukan adalah cari tahu masalah sebenarnya dengan pikiran yang jernih dan hati yang lapang juga sabar.

Berusahalah untuk mengubah sudut pandang negatif terhadap sahabat menjadi perspektif yang positif, karena sebelum masalah terjadi sahabat anda menjadi teman paling dekat untuk berbagi keceriaan dan kebahagiaan. Selain itu juga sebagai tempat berbagi kesedihan, saat senang dan sedih kalian bersama sehingga hubungan persahabatan haruslah dipertahankan.

2. Cari Tahu yang Sebenarnya

Apabila anda sering sekali diejek oleh sahabat anda sendiri, dan anda sudah mengatakan kepada dia bahwa anda tidak suka kalau terus-terusan diejek dan kemudian sahabat anda meminta maaf kepada anda. Dihari-hari berikutnya sahabat anda mengulangi perbuatannya kembali, maka ada 2 pilihan yang bisa diambil yaitu menerima sikap sahabat anda atau memutuskan tali persahabatan.

Tapi, sebelum memutuskan hal tersebut alangkah baiknya anda instropeksi atau mengoreksi diri sendiri. Barangkali kelakuan anda sendiri yang menyebabkan sahabat anda selalu mengejek, lalu maukah anda untuk mengubah perilaku tersebut agar sahabat anda tidak lagi mengejek seperti sebelum-sebelumnya. Jika anda mau berubah, maka masalah ini sudah teratasi dengan sangat simpel.

3. Bertahan atau Tidak

Selalu mengalah dalam menjalani hubungan persahabatan tidaklah selalu baik, adakalanya suatu saat anda akan meledak dan emosi anda tidak terkendali lagi. Sebelum hal tersebut terjadi, sebaiknya anda bisa mencari akar permasalahan sebenarnya dan menjalin komunikasi yang baik untuk menemukan solusi terbaik untuk anda dan juga sahabat. Bicaralah apa yang anda tidak suka dari sikap sahabat, dan dengarkanlah juga keluhan sahabat anda, apakah anda menerima hal tersebut atau tidak.

Persahabatan memang manis sekali didengar, akan tetapi sahabat juga manusia yang memiliki emosi dan rasa kesal jika ada masalah. Sehingga, kecerdasan emosional sangat diperlukan dalam menjalani tali persahabatan dan juga rasa saling memaklumi dan tidak mudah tersinggung harus dikuatkan lagi dalam hubungan tersebut.

Related posts