Benarkah Industri Kehutanan Merupakan Sustainable Business?

Bisnis yang baik mampu bertahan sekian lama. Hal inilah yang diragukan oleh publik tentang industri kehutanan di Indonesia. Karena berbasis sumber daya hutan, banyak yang tidak menganggapnya sebagai sustainable business.

Benarkah seperti itu? Pengusaha sukses Indonesia, Sukanto Tanoto, menampiknya. Melalui perusahaan yang dikelolanya ia memberikan contoh nyata bahwa industri kehutanan merupakan sustainable business. Usahanya bertahan lama karena ramah lingkungan dan terbarukan.

Ada beberapa faktor yang memungkinkan industri kehutanan di negeri kita menjadi sustainable business. Berikut ini adalah sejumlah alasannya.

Luas Hutan di Indonesia

Indonesia memiliki hutan yang begitu luas. Menurut catatan Badan Statistik Nasional per 2015, luas area hutan di negeri kita mencapai 124 juta hektare. Jumlah tersebut membuat Indonesia menjadi salah satu negara dengan wilayah hutan terluas di dunia.

Keuntungan tersebut seharusnya menjadikan industri kehutanan di Indonesia adalah sustainable business. Kunci agar bisa melakukannya ialah pengelolaan hutan yang baik. Jangan sampai hutan hanya terus menerus diambil manfaatnya saja, tetapi mesti dikelola dengan baik dengan sistem hutan tanaman industri.

Langkah ini sudah dilakukan sendiri oleh perusahaan Sukanto Tanoto. Sejak 2014, mereka sudah bersih dari operasi pembukaan lahan anyar. Bahkan, pada 2019, mereka menargetkan akan memakai suplai bahan baku dari hutan sendiri yang bisa diperbarui setiap saat.

Berada di Kawasan Tropis

Negeri kita dijuluki sebagai zamrud khatulistiwa. Sebutan tersebut merupakan pertanda akan potensi besar yang dimiliki negeri kita sebagai kawasan yang berada di daerah tropis.

Sinar matahari yang dinikmati sepanjang tahun dan iklim yang stabil merupakan keuntungan besar yang dimiliki Indonesia untuk industri kehutanan. Sukanto Tanoto menyebutkan ini membuat masa panen kayu di negeri kita lebih pendek dibanding negara dengan empat musim.

“Maka, dengan waktu 5-10 tahun masa panen, industri kehutanan Indonesia bisa berkembang pesat dan bersaing di dunia,” ujar Sukanto Tanoto. “Industri kehutanan di luar negeri memerlukan puluhan tahun untuk bisa dipanen.”

Ini juga menunjukkan bahwa industri kehutanan merupakan sustainable business. Pasalnya, pohon yang menjadi bahan baku bisa ditanam secara rutin untuk memenuhi kebutuhan.

Perkembangan Ilmu Kehutanan di Indonesia

Salah satu hal yang sering dilupakan dalam menjadikan industri kehutanan sebagai sustainable business adalah kontribusi para ilmuwan kehutanan. Mereka seharusnya diajak mengembangkan ilmu kehutanan agar mampu menghasilkan sistem pengelolaan hutan yang baik.

Saat ini, perkembangan ilmu kehutanan di Indonesia didukung penuh oleh Sukanto Tanoto. Melalui Tanoto Foundation yang didirikannya, ia mengagas pendirian Tanoto Forestry Information Center di kawasan kampus Institut Pertanian Bogor. Melalui institusi ini diharapkan ilmu kehutanan dan dukungan dari para ilmuwan kehutanan dapat mengelola hutan tanaman industrinya dengan baik dan menjadikannya sebagai area yang lestari dan ramah lingkungan.

Related posts