Tips dan Cara Mendidik Anak Kembar

Tips dan Cara Mendidik Anak Kembar

Tips dan Cara Mendidik Anak Kembar – Sifat dan kondisi anak berbeda-beda satu dengan yang lainnya, anak kembar sekalipun. Orang tua harus mengetahui cara mendidik dan cara mengasuh anak kembar sesuai dengan kondisinya masing-masing, tidak melulu harus disamakan karena mereka kembar. Disini akan dibahas tentang beberapa tips dan cara mendidik anak kembar dan bisa disesuaikan dengan pola pengasuhan orang tua dilihat dari kondisi anak yang berbeda-beda.

Kembar identik adalah kembar yang memiliki kemiripan wajah dan hampir mencapai 99% memiliki wajah yang sama, walaupun memiliki wajah yang sama dan sangat mirip namun sikap dan perilaku anak kembar jauh berbeda. Hal yang teramat penting adalah cara mendidik anak kembar haruslah disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan anak tersebut, walaupun kembar mereka tetap saja berbeda kebutuhannya.

Orang tua sangat berperan penting dalam pendidikan awal dalam keluarga, dan orang tua haruslah dengan tepat dan cepat untuk memunculkan identitas anak dan mencari tahu kebutuhan masing-masing anak kembar agar dapat memilah dan memilih pola pendidikan seperti apa yang paling pas dan tepat untuk diberikan kepada anaknya yang kembar.

Mendidik anak kembar menurut Primatia Yogi Wulandari seorang psikolog anak, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mendidik anak kembar, yaitu :

1. Beda Pola Pengasuhan

Anak kembar bisa saja berbeda kelamin, dan otomatis apabila berbeda kelamin maka berbeda pula pola pengasuhan dan pendidikannya. Walaupun anak kembar memiliki ikatan emosional yang sangat dekat, namun orang tua harus mulai mengajarkan tentang perbedaan jenis kelamin tersebut. Hendaknya apabila anak sudah besar maka pisahlah kamar tidurnya.

Selain perbedaan jenis kelamin, kemampuan motorik anak kembar juga berbeda. Kemampuan belajar berjalan anak laki-laki akan lebih cepat dibandingkan kemampuan belajar berjalan anak perempuan, dan cara menulis anak perempuan akan lebih bagus ketimbang anak laki-laki dan semua ini sudah berdasarkan hasil riset oleh para peneliti. Orang tua harus memberikan pemahaman tentang perbedaan ini kepada anak kembarnya, sehingga anak bisa paham bahwa perbedaan itu memang akan dialami.

2. Pisah Tempat Duduk di Sekolah

Anak kembar harus dilatih untuk menumbuhkan rasa percaya diri, salah satu cara menumbuhkan rasa percaya diri adalah dengan memisahkan tempat duduknya agar anak mampu berteman dengan orang banyak dan tidak tergantung kepada saudaranya. Akan lebih baik lagi jika anak kembar dipisah sekolahnya, hal ini sudah diriset oleh psikolog anak Primatia Yogi Wulandari agar anak dapat memperluas pergaulannya dan menghindari adanya komentar membanding-bandingkan antara kakak atau adiknya.

3. Jangan Terlalu Sering Seragam

Kebanyakan di Indonesia melihat anak kembar dengan baju atau aksesoris yang sama, karena terlihat lebih lucu dan menggemaskan. Padahal hal ini kurang baik, karena karakter anak akan terbentuk jika segala sesuatunya dibedakan sehingga anak nantinya bisa bebas menentukan pilihan yang menurutnya paling sesuai dengan dirinya.

4. Jangan Membandingkan

Walaupun kembar, baik kembar identik maupun kembar penganten. Sifat dan potensi anak kembar tetap saja berbeda, baik dari tingkat kecerdasan dan keahlian yang dimiliki juga berbeda sehingga orang tua tidak boleh sekalipun membanding-bandingkan anak satu dengan lainnya karena akan menimbulkan rasa iri dan benci sesama saudara.

5. Perhatian Terhadap Persaingan

Apabila orang tua pernah membanding-bandingkan anak kembarnya, maka kelak akan muncul persaingan tidak sehat agar mereka dipuji oleh orang tuanya. Maka dari itu, orang tua harus memberikan kasih sayang dan perhatiannya secara adil dan bijaksana agar tidak muncul kecemburuan sesama saudara.

Memiliki anak kembar adalah suatu anugrah yang harus disyukuri, karena Allah Swt mempercayakan amanah ini kepada orang tua sehingga berilah kasih sayang dan perhatian yang sangat adil kepada keduanya untuk menghindari adanya kecemburuan.

Related posts